Indonesia Supermoto Championship seri 3 Malang, Super seru..

Verzamalang.net- Akhir pekan lalu, 8-9 September 2018 , Malang menjadi tuan rumah hajatan nasional, yaitu balap supermoto. Meski kalau saia lihat rada kurang nih gaungnya, yang juga berimbas pada peserta dan penonton, tapi balapan spesial ini tetap meriah. Bai de wei, dah paham kan supermoto? Motornya,  merupakan versi modifikasi motor trail yang menggunakan ban aspal, sehingga bisa diajak melibas trek aspal juga, gitu deh kalau terjemahan harfiah secara mudah. Meski ada juga motor keluaran pabrikan yang memang aseli punya genre supermoto.

Indonesia Supermoto Championship (ISC) adalah kejuaraan nasional Supermoto yang menjadi salah satu jenis balapan anyar di Indonesia yang mulai banyak mendapatkan peminat. Kejurnas Supermoto sendiri adalah jenis balap motor yang menggabungkan 3 jenis balap motor (motocross, road race dan flat tracker) dengan beberapa kombinasi trek.  Sirkuit yang digunakan untuk gelaran Kejurnas Supermoto terdiri dari 70 persen trek aspal dan 30 persen menggunakan medan tanah atau off road dengan panjang di kisaran angka 1,2 kilometer.

41532055_2212362069045390_4998505199900295168_n

41676329_2213366935611570_3524159110343819264_n

ISC yang digelar di Malang ini merupakan seri ke 3 dari total 4 seri yang dihelat pada tahun 2018. Berlokasi di pinggiran kota Malang, yaitu di kampus II Universitas Brawijaya di daerah Puncak Dieng, Malang, panas terik nggak menyurutkan animo para pembalap dan penonton di tepi trek. Sesuai syarat, trek aspal/onroadmencapai angka 70 % alias mendominasi, sementara sisanya adalah trek tanah/offroad yang di musim kemarau ini jelas dihiasi debu tebal. Ada gundukan lumayan tinggi di sela-sela trek tanah, yang menjadi tantangan para pembalap.

41871738_10209659778649745_3117266007643652096_n

41716510_10209659735328662_187140293546475520_nTotal, ada 10 kelas yang diperlombakan. Yaitu kelas Pro Open AMx 450cc, Pro 250cc, Pro 175cc, Pro 150cc/Pemula, Lite 150cc Komunitas, Prostock 175cc, Superstock 250cc, Open Veteran 450cc, Lokal Jatim 175cc serta kelas khusus, Win 100cc.

41772126_10209659858691746_4368748705226948608_n
Honda Win yang turut serta dalam kejuaraan ini

Asik mengamati para pembalap yang melesat menunggangi motor jangkung namun pakai roda aspal ini. Di kelas 150cc – 175 cc, yang bertempur adalah Kawasaki KLX150 dan Honda CRF150. Lumayan sengit kelas ini, mengingat 2 pabrikan ini yang serius turun di motor trail 150cc. Begitu kelas ‘atasnya’ mulai, wuzzz…motor built up digeber. Husqvarna dan KTM  yang paling mendominasi. Powernya ajegile ya, beda banget. Saat melintasi tikungan dan masuk trek lurus, melesat mantap. Apalagi yang memacu, pembalap senior a.k.a veteran. Nama mas Daniel Tangka, H Momo Harmono berikut putrinya mbak Jeany Momo menghiasi daftar nama di kelas 450cc. Ada yang crosser tulen, ada pula yang sebelumnya pemain roadrace kawakan.

41880671_10209659747688971_3238314025884319744_n

Asli, kemampuan para senior memang nggak bisa bohong, meski usia terus bertambah. Enteng banget menaklukkan ganasnya mesin motor 450cc, sembari dipacu kencang di sirkuit.

IMG_20180919_103631
Rekan rekan dari komunitas honda malang

Kemampuan pembalap menaklukkan trek, terutama saat melintasi trek offroad setelah trek aspal, merupakan salah satu kesulitan utama. Apalagi tanah berdebu, yang membuat licin. Usai main debu tanah, eh, masuk lagi ke trek aspal. Totalnya, ada 2 bagian trek offroad dan 2 bagian trek aspal di ISC seri 3 ini. Tak ayal, beberapa pembalap pemula sempat jatuh bangun saat melintasi trek tanah, ya karena memang grip ban yang dominan ban aspal sih, meski tetap ada kembangan rada kasar.

IMG-20180909-WA0007
Tak ketinggalan anggota Verza Malang Club juga turut hadir memeriahkan acara ini
IMG-20180909-WA0018
Terdapat Juga boot hiburan yang disediakan panitia guna menghibur para pengunjung

Menariknya, ada kelas khusus yang isinya motor Honda Win semua. Yups, kelas khusus bernama Super Win Oto 100. Disini, para pemilik Honda Win yang bejibun di Jatim, bisa turun langsung jajal kemampuan dan performa motornya, yang rata-rata nggak mengalami ubahan radikal dan ekstrem. Bisa dibilang standar racing. Bahkan, yang pakai knalpot standar dan mempertahankan behel belakang besi krom khas Honda Win masih banyak :mrgreen:

41372548_2212040349077562_8449531518388273152_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s